Breaking News

Adhyaksa Panji Sakti Motor Club Jadi Wadah Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Kejari Buleleng Tegaskan Misi Sosial dan Kepedulian Lingkungan


Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H. Kasi Intel Kejari Buleleng.

BULELENG, Global Netizen – Pembentukan Adhyaksa Panji Sakti Motor Club oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng tidak sekadar menjadi wadah bagi para pecinta otomotif. Di balik komunitas tersebut tersimpan misi membangun budaya tertib berlalu lintas, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan.

Hal itu disampaikan Kasi Intelijen Kejari Buleleng, Dewa Gede Baskara Haryasa, S.H. Jumat (17/7/2026).

Menurut Baskara Haryasa, Adhyaksa Panji Sakti Motor Club dibentuk sebagai komunitas yang mengedepankan nilai edukasi kepada masyarakat. Para anggota diharapkan menjadi contoh dalam berkendara dengan selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

"Komunitas ini bukan sekadar menyalurkan hobi touring atau berkendara, tetapi juga menjadi sarana mengajak masyarakat membangun budaya taat hukum di jalan raya. Keselamatan harus menjadi prioritas setiap pengendara," ujarnya.

Ia menjelaskan, keanggotaan Adhyaksa Panji Sakti Motor Club tidak hanya berasal dari lingkungan Kejaksaan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang memiliki hobi berkendara serta memiliki komitmen menjaga etika dan disiplin berlalu lintas.

Baskara Haryasa menegaskan, seluruh anggota menggunakan sepeda motor milik pribadi. Tidak ada kendaraan maupun fasilitas sepeda motor yang disediakan oleh institusi ataupun pihak tertentu. Karena itu, pembentukan komunitas tersebut murni dilandasi semangat kebersamaan, penyaluran hobi secara positif, serta pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai komunitas yang membawa nama baik Adhyaksa, setiap anggota juga dituntut menjaga integritas. Apabila terdapat anggota yang terbukti melakukan pelanggaran hukum ataupun melanggar aturan lalu lintas yang bertentangan dengan nilai-nilai komunitas, maka akan dilakukan evaluasi hingga pemberhentian dari keanggotaan. Langkah tersebut dilakukan agar Adhyaksa Panji Sakti Motor Club benar-benar menjadi teladan dalam budaya tertib berlalu lintas.

Lebih jauh, komunitas ini juga diarahkan aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ke depan, anggota diharapkan dapat berpartisipasi membantu masyarakat yang membutuhkan, memberikan perhatian kepada kaum lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun kelompok masyarakat rentan lainnya sebagai bentuk pengabdian kepada sesama.

Selain itu, kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu misi utama komunitas. Melalui kegiatan penghijauan, penanaman pohon, dan aksi pelestarian alam, Adhyaksa Panji Sakti Motor Club diharapkan mampu mengajak masyarakat menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mendukung upaya pencegahan risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Selain komunitas motor, Kejari Buleleng juga membentuk Adhyaksa Panji Sakti Tenis Meja Club. Baskara Haryasa menjelaskan, klub tersebut menjadi media untuk mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat melalui olahraga sehingga kesehatan tetap terjaga dan produktivitas masyarakat dapat meningkat.

Sementara itu, Adhyaksa Panji Sakti Bonsai Club dibentuk sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian alam. Melalui kecintaan terhadap seni merawat tanaman, komunitas ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan, memperbanyak penghijauan, serta merawat alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.

"Ketiga komunitas ini memiliki semangat yang sama, yakni menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Motor Club menjadi pelopor tertib berlalu lintas, Tenis Meja Club mengajak masyarakat hidup sehat, sedangkan Bonsai Club menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Semuanya merupakan bagian dari komitmen Kejari Buleleng untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif, humanis, dan bermanfaat," pungkas Baskara Haryasa. (GS)
© Copyright 2022 - Global Netizen