Jakarta, GlobalNetizen - Pelanggan mengaku telah berulang kali memohon agar PHP.ID mempertimbangkan pembatalan layanan dan pengembalian dana secara adil. Namun, permohonan tersebut tetap ditolak tanpa penyelesaian yang dinilai mempertimbangkan keseluruhan keluhan pelanggan.
Menurut pelanggan, PHP.ID terkesan menutup mata terhadap persoalan utama, yakni produk yang disebut VPS ternyata tidak memberikan akses root penuh dan secara fungsi dijelaskan sama seperti layanan cPanel biasa.
Pelanggan juga menyayangkan keluhannya justru disederhanakan sebagai ketidaktahuan dalam menambahkan domain. Padahal, keberatan yang disampaikan bukan sekadar persoalan teknis, melainkan dugaan ketidaksesuaian antara layanan yang dibutuhkan, informasi produk ketika dibeli, dan fasilitas yang akhirnya diterima.
“Saya sudah memohon agar masalah ini dipertimbangkan dengan baik. Namun, PHP.ID seolah menutup mata dan bersikap masa bodoh terhadap pelanggan yang merasa dirugikan. Keluhan saya tidak ditelaah secara menyeluruh, sementara permohonan refund langsung ditolak,” ujar pelanggan.
Pelanggan menilai penawaran bantuan untuk menambahkan domain tidak menyelesaikan pokok permasalahan. Kliennya membutuhkan VPS dengan kendali penuh, sedangkan pihak penyedia sendiri menyebut layanan tersebut sebagai terminal cPanel dan bukan VPS root.
“Saya tidak meminta sekadar dibantu menambahkan domain. Persoalannya, produk ini tidak sesuai dengan kebutuhan yang menjadi dasar pembelian. Setelah saya menjelaskan keadaan dan memohon kebijakan, pihak PHP.ID tetap tidak memberikan jalan keluar,” lanjutnya.
Sikap tersebut dinilai mengecewakan karena pelanggan mengaku telah lama menggunakan berbagai layanan PHP.ID dan turut merekomendasikannya kepada sejumlah klien. Loyalitas dan riwayat hubungan sebagai pelanggan disebut tidak menjadi bahan pertimbangan dalam penyelesaian pengaduan.
Pelanggan menegaskan bahwa dirinya tidak meminta perlakuan istimewa. Ia hanya mengharapkan iktikad baik, pemeriksaan yang transparan, serta penyelesaian yang tidak semata-mata berlindung di balik ketentuan “No Refund”—terlebih ketentuan tersebut diklaim tidak terlihat sebelum pembayaran dilakukan.
Atas belum adanya penyelesaian, pelanggan tetap memberikan waktu 1×24 jam kepada manajemen PHP.ID untuk memberikan klarifikasi dan keputusan yang bertanggung jawab. Apabila tenggat tersebut berakhir tanpa penyelesaian, pelanggan menyatakan akan membawa seluruh bukti transaksi, tangkapan layar, percakapan, dan tiket pengaduan untuk dilaporkan kepada kepolisian serta lembaga perlindungan konsumen.
Pernyataan bahwa PHP.ID “menutup mata” dan “bersikap masa bodoh” merupakan penilaian pelanggan berdasarkan pengalaman penanganan pengaduannya. PHP.ID tetap diberikan ruang hak jawab untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan dasar keputusan perusahaan.


Social Header