Breaking News

Kapal Pesiar Kembali ke Celukan Bawang, Peluang Besar UMKM Buleleng Raup Cuan dari Turis Asing

Kapal pesiar MV Island Sky tiba di Pelabuhan Celukan Bawang pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 07.00 WITA. Kapal berbendera Bahamas tersebut membawa 94 penumpang dan 81 awak kapal dalam rangkaian pelayaran wisata di Indonesia.

Bali, Global Netizen - Aktivitas pariwisata melalui jalur laut kembali menggeliat di Bali Utara. Setelah beberapa bulan tidak menerima kunjungan kapal pesiar, Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, kembali menjadi tempat persinggahan wisatawan mancanegara.

Kapal pesiar MV Island Sky tiba di Pelabuhan Celukan Bawang pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 07.00 WITA. Kapal berbendera Bahamas tersebut membawa 94 penumpang dan 81 awak kapal dalam rangkaian pelayaran wisata di Indonesia.

Kehadiran puluhan wisatawan mancanegara itu membuka peluang bagi aktivitas ekonomi masyarakat di Buleleng. Pelaku UMKM, usaha kuliner, pengrajin suvenir, penyedia transportasi, hingga sektor jasa pariwisata dapat memperoleh manfaat dari mobilitas wisatawan yang datang melalui pelabuhan.

Efek ekonomi dari kunjungan kapal pesiar tidak hanya berada di kawasan pelabuhan. Ketika wisatawan melakukan perjalanan menuju sejumlah lokasi tujuan, membeli makanan, suvenir, maupun menggunakan jasa lokal, perputaran ekonomi dapat ikut bergerak ke berbagai sektor masyarakat.

Karena itu, semakin banyaknya kapal pesiar yang menjadikan Celukan Bawang sebagai salah satu titik persinggahan dinilai menjadi peluang untuk memperkuat pariwisata sekaligus membuka pasar bagi produk-produk lokal Buleleng.

MV Island Sky sebelumnya melakukan perjalanan dari Balikpapan sebelum tiba di Celukan Bawang. Kapal dengan ukuran 4.200 GT dan panjang 90,6 meter tersebut dijadwalkan meninggalkan Celukan Bawang pada pukul 18.00 WITA untuk melanjutkan pelayaran menuju Benoa.

Perjalanan MV Island Sky di Indonesia tidak berhenti di Bali. Setelah Benoa, kapal tersebut dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju sejumlah destinasi wisata lainnya hingga Papua.

Kunjungan kali ini sekaligus menandai kembali bergeraknya aktivitas kapal pesiar di Celukan Bawang setelah jeda sejak April 2026. Peluang serupa masih terbuka karena pelabuhan tersebut telah memiliki rencana kunjungan kapal pesiar lainnya pada November dan Desember 2026.

Di sisi lain, Pelabuhan Celukan Bawang juga tengah menyiapkan pengembangan layanan roll-on/roll-off (Ro-Ro). Meski demikian, aktivitas kapal wisata tetap menjadi bagian dari kegiatan kepelabuhanan yang berpotensi mendukung konektivitas pariwisata Bali Utara.

General Manager Pelindo Regional 3 Cabang Celukan Bawang, Mochammad Imron, mengatakan pihaknya menyambut positif kembali berlabuhnya kapal pesiar internasional di wilayah tersebut.

“Kami menyambut baik kembali hadirnya kapal pesiar internasional di Pelabuhan Celukan Bawang. Setiap kunjungan kapal menjadi bagian dari upaya kami untuk memberikan pelayanan kepelabuhanan yang aman, nyaman, dan optimal, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas wisatawan selama berada di Bali Utara,” ujar Mochammad Imron.

Pelindo menyatakan akan terus mempertahankan kualitas pelayanan untuk mendukung kunjungan kapal wisata. Dengan konektivitas laut yang semakin berkembang, kunjungan kapal pesiar diharapkan tidak hanya meningkatkan arus wisatawan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat dan UMKM di Bali Utara. (Smty)
© Copyright 2022 - Global Netizen