Breaking News

Rahang Retak, Gigi Patah, Hidung Bergeser! WNA Asal Rumania Jadi Korban Penganiayaan Brutal di Bali, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wajah Sarhos Darian-Dumitru Romana, WNA asal Rumania, mengalami sejumlah luka usai diduga menjadi korban penganiayaan di sebuah tempat hiburan malam di Denpasar.

DENPASAR, globalnetizen.id – Dugaan aksi penganiayaan brutal terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Rumania mengguncang Bali. Korban, Sarhos Darian-Dumitru Romana, mengalami luka serius hingga harus menjalani operasi setelah diduga menjadi korban pemukulan di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Kesiman, Denpasar Timur, Sabtu (27/6/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polresta Denpasar dengan Nomor LP/B/381/VI/2026/SPKT/Polresta Denpasar/Polda Bali.

Dikonfirmasi Senin (29/6/2026), Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H. membenarkan laporan tersebut telah ditindaklanjuti.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polresta Denpasar telah melakukan penyelidikan dan penyidikan. Saat ini terduga pelaku telah berhasil diamankan dan sedang menjalani proses pemeriksaan secara intensif serta dalam proses penetapan tersangka," ujarnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan salah seorang terduga pelaku berinisial KM, warga Desa Gegelang, Kabupaten Karangasem. Sementara satu terduga pelaku lainnya masih dalam proses pendalaman penyidik.

Kuasa hukum korban, I Gusti Putu Adi Kusuma Jaya, S.H., mengungkapkan kliennya datang ke tempat hiburan malam bersama kekasihnya. Saat sedang berbincang, korban diundang bergabung ke meja lain yang ditempati sejumlah orang.

"Klien kami tidak memiliki rasa curiga sedikit pun. Namun sesaat setelah bergabung, ia diduga langsung dipukul dan ditendang hingga tersungkur. Saat sudah terjatuh, korban disebut masih terus menerima pukulan," kata Adi Kusuma Jaya.

Menurutnya, peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan diharapkan menjadi alat bukti penting dalam proses penyidikan.

Akibat dugaan penganiayaan itu, korban mengalami retak pada rahang, retak pada tulang di sekitar rongga mata, patah gigi, kerusakan pada gusi, serta pergeseran tulang hidung. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di Rumah Sakit Bhayangkara, korban harus menjalani operasi dalam waktu paling lambat dua minggu. Kondisi hidung korban juga dilaporkan telah mengalami infeksi.

"Biaya operasi diperkirakan mencapai Rp40 juta hingga Rp45 juta," ungkap Adi Kusuma Jaya.

Ia juga menyampaikan bahwa setelah kejadian, kliennya diduga sempat mendapat ancaman saat sedang memperoleh pertolongan di lokasi. Keterangan tersebut, menurutnya, juga didengar oleh saksi yang berada di tempat kejadian.

Pihak kuasa hukum berharap kepolisian mengusut tuntas perkara ini secara profesional. Menurutnya, penanganan kasus tersebut menjadi perhatian karena melibatkan wisatawan mancanegara dan dapat memengaruhi citra keamanan pariwisata Bali apabila tidak ditangani secara transparan dan sesuai hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, Satreskrim Polresta Denpasar masih melengkapi pemeriksaan saksi, mengumpulkan alat bukti, dan mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. (Smt)
© Copyright 2022 - Global Netizen