Di Bawah Komando Achmad Riza Al-Habsyi, Tim Putra-Putri Rugby Depok Matangkan Fisik dan Mental; Filosofi Solidarity, Respect, Discipline Jadi Senjata Utama
DEPOK, Globalnetizen.id -
Di tengah riuh rendah persiapan kontingen Kota Depok menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026, satu cabang olahraga melontarkan deklarasi penuh percaya diri. Cabang olahraga Rugby Kota Depok.
Ketua Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Kota Depok, Achmad Riza Al-Habsyi, memastikan timnya dalam kondisi 100 persen siap tempur. Pernyataan itu ia sampaikan usai Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen Kota Depok di Depok Open Space (DOS), Jumat, 23 Oktober 2026.
Bagi Riza, Porprov tahun ini bukan sekadar agenda rutin empat tahunan. Ini adalah panggung pembuktian sejarah. Terlebih, *cabang olahraga Rugby pada Porprov XV Jabar 2026 akan dipertandingkan di Lapangan Tadjimalela, Kabupaten Sumedang.*
"Alhamdulillah, Rugby Kota Depok siap tempur. Anak-anak sudah berlatih keras, tanpa kenal lelah. Kami membawa semangat baru," kata Riza kepada awak media.
Pemusatan Latihan Berbulan-bulan, Siap Tampil di Tadjimalela Sumedang
Menurut Riza, baik tim putra maupun putri Rugby Depok telah menjalani pemusatan latihan intensif selama berbulan-bulan. Bukan hanya fisik yang ditempa, tapi juga aspek teknik, strategi, hingga mental bertanding untuk menghadapi pertarungan di Sumedang nanti. Ia menyadari, persaingan di Porprov XV akan sangat ketat, mengingat Rugby adalah salah satu cabor yang pertumbuhannya paling pesat di Jawa Barat.
"Target kami bukan hanya ikut serta. Target kami adalah memberikan medali untuk Kota Depok yang kita cintai ini, meskipun kami harus bertanding di Sumedang, di Lapangan Tadjimalela. Jauh dari kandang, tapi semangat kami tetap untuk Depok," ujarnya optimistis.
Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Meski cabor Rugby digelar di Sumedang, atmosfer sebagai tuan rumah bersama (Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Bogor) tetap memberikan keuntungan moral. Dukungan suporter yang akan berangkat ke Tadjimalela diharapkan menjadi energi tambahan.
Lebih dari Sekadar Medali: Soal Filosofi
Lebih jauh, Riza menekankan bahwa keikutsertaan Rugby Depok di Porprov XV memiliki makna filosofis. Sebagai cabor yang masih terus berkembang dan mencari tempat di hati masyarakat, Rugby Depok ingin menunjukkan identitasnya.
Rugby, kata Riza, bukan hanya soal adu fisik dan mencetak try. Ada tiga nilai utama yang selalu ditanamkan kepada setiap atlet: Solidarity, Respect, dan Discipline.
"Porprov ini bukan sekadar kompetisi, tapi panggung pembuktian. Kami adalah orang-orang pilihan yang dipercaya Wali Kota Supian Suri untuk mengharumkan nama Depok. Kami akan buktikan di lapangan Tadjimalela Sumedang nanti," tegas Riza.
Ia juga tidak lupa memberikan apresiasi kepada KONI Kota Depok dan Pemerintah Kota Depok. Menurutnya, tanpa dukungan fasilitas, anggaran, dan perhatian dari kedua institusi tersebut, mustahil Rugby Depok bisa sampai di titik ini.
Di akhir pernyataannya, Riza menitipkan pesan khusus kepada warga Depok, terutama warga Pancoran Mas, basis pembinaan atlet Rugby Depok.
"Kami mohon doa restu dari seluruh warga Depok. Datang dan saksikan perjuangan kami di Tadjimalela Sumedang. Insya Allah kami akan berikan yang terbaik untuk lambang Kota Depok di dada," tutupnya.
Porprov XV Jawa Barat 2026 dijadwalkan akan mempertandingkan puluhan cabang olahraga dengan venue tersebar. Cabor Rugby secara resmi akan digelar di Lapangan Tadjimalela, Sumedang. Dengan status tuan rumah bersama, Kota Depok ditargetkan masuk papan atas klasemen medali. Rugby menjadi salah satu tumpuan untuk mendulang medali kejutan dari Sumedang.(DW)

Social Header