Papua Tengah — Semangat perjuangan kaum Marhaen kembali digelorakan di bumi Papua Tengah. Komisariat Bung Karno, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Mimika, menggelar kegiatan sosialisasi organisasi di lingkungan kampus Universitas Timika. Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar organisasi dalam memperluas jangkauan kaderisasi sekaligus memperkenalkan GMNI sebagai wadah berproses bagi mahasiswa yang berlandaskan ideologi Pancasila dan Marhaenisme, sebagaimana digagas dan diwariskan oleh Bung Karno, sang proklamator bangsa.
Sosialisasi yang berlangsung di tingkat kampus tersebut disambut antusias oleh civitas akademika Universitas Timika. Tercatat sekitar 60 orang mahasiswa dan mahasiswi turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, meski dilaksanakan di sela-sela jam perkuliahan yang padat. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa semangat intelektualisme dan kepedulian terhadap dinamika sosial-politik bangsa masih tumbuh subur di kalangan generasi muda Papua Tengah.
Ketua Komisariat Bung Karno GMNI Kabupaten Mimika, Bung Polikarpus Batmomolin, dalam momen wawancara bersama awak media menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah strategis organisasi untuk mengenalkan GMNI kepada mahasiswa Universitas Timika sebagai organisasi eksternal kampus yang menjadi ruang pembelajaran, pengkaderan, dan pematangan ideologi bagi mahasiswa.
"GMNI hadir bukan sekadar organisasi, melainkan wadah berproses bagi mahasiswa untuk menempa diri, mengasah kepekaan sosial, dan membentuk jiwa kepemimpinan yang berlandaskan pada nilai-nilai kerakyatan," tegas Bung Polikarpus.
Ia menambahkan bahwa GMNI, sebagai organisasi yang lahir dari rahim perjuangan bangsa, senantiasa berkomitmen mencetak kader-kader yang memiliki militansi tinggi, berpikir kritis, serta berpihak kepada kaum Marhaen — rakyat kecil yang menjadi ruh perjuangan Bung Karno.
Dalam kesempatan tersebut, Bung Polikarpus Batmomolin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Rektor Universitas Timika yang telah memberikan izin dan ruang bagi Komisariat Bung Karno GMNI Kabupaten Mimika untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi di lingkungan kampus.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Rektor Universitas Timika yang telah memberikan izin kepada Komisariat Bung Karno GMNI Kabupaten Mimika untuk melaksanakan sosialisasi ini. Dukungan seperti inilah yang kami harapkan dari setiap institusi pendidikan tinggi, agar mahasiswa memiliki ruang untuk berorganisasi dan mengembangkan diri di luar kegiatan akademik," ungkapnya.
Tak hanya itu, ia juga mengapresiasi tingginya semangat dan antusiasme mahasiswa-mahasiswi Universitas Timika yang bersedia meluangkan waktu di tengah kesibukan perkuliahan untuk mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut hingga selesai.
"Antusiasme adik-adik mahasiswa ini menjadi energi positif bagi kami. Ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya berorganisasi dan memahami ideologi kebangsaan masih hidup di tengah generasi muda Papua Tengah," katanya.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para dosen Universitas Timika yang turut hadir mendampingi jalannya kegiatan sosialisasi. Kehadiran para akademisi tersebut, menurutnya, menjadi bentuk dukungan moril yang berarti bagi kelancaran dan kesuksesan acara.
Dalam penjelasannya lebih lanjut, Bung Polikarpus menegaskan bahwa esensi dari kegiatan sosialisasi ini adalah memperkenalkan GMNI sebagai organisasi eksternal kampus yang berpegang teguh pada ideologi Marhaenisme dan Pancasila, sebagaimana dirumuskan, diwariskan, dan dicetuskan langsung oleh Bung Karno.
"Marhaenisme bukan sekadar ideologi, melainkan cara pandang dan sikap hidup untuk senantiasa berpihak kepada rakyat kecil, kaum tani, buruh, dan mereka yang termarjinalkan. Inilah yang menjadi ruh perjuangan GMNI sejak awal berdirinya hingga kini," jelasnya.
Ia juga mengajak mahasiswa-mahasiswi Universitas Timika untuk tidak apatis terhadap dinamika sosial dan politik yang terjadi di sekitar mereka, melainkan turut aktif berproses dan berjuang bersama demi kemajuan daerah dan bangsa, sejalan dengan nilai-nilai Trikarya dan Tridarma Perguruan Tinggi yang menjadi pedoman gerak GMNI.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu langkah awal Komisariat Bung Karno GMNI Kabupaten Mimika dalam memperluas jaringan kaderisasi di lingkungan kampus Universitas Timika. Ke depan, organisasi ini berkomitmen untuk terus hadir di tengah-tengah mahasiswa, memberikan ruang diskusi, edukasi ideologi, serta pembentukan karakter kepemimpinan yang berlandaskan Pancasila dan Marhaenisme.
Bung Polikarpus menutup wawancaranya dengan menegaskan komitmen GMNI Kabupaten Mimika untuk terus menjadi garda terdepan dalam mengawal nilai-nilai kebangsaan di tanah Papua Tengah.
"Kami akan terus hadir, terus berproses, dan terus berjuang bersama mahasiswa demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan sejati sebagaimana yang diamanatkan Bung Karno — merdeka secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan," pungkasnya.(DW)

Social Header