Breaking News

Ketum GPM versi Konggres Bali Arya Wedhakarna Raih Penghargaan di Miss Equality World 2026

JAKARTA, Globalnetizen.id -
Ajang Miss Equality World tahun 2026 diselenggarakan di MGI Convention Center, Bankok Thailand 22-30 Agustus 2026. Ajang kecantikan wanita transgender tingkat dunia tersebut mengusung misi pariwisata, advokasi kesetaraan gender, dan kepemimpinan dalam komunitas transgender.

Salah satu sosok Nasional yang hadir dan mendapat penghargaan Star Light dalam acara tersebut adalah Senator DPD Bali, Arya Wedhakarna. Arya yang juga Ketua Umum Gerakan Pemuda Marhaenis hasil Konggres di Bali 2026 lalu mengungkap kehadirannya di ajang Miss waria tersebut dalam rangka promosi wisata.

"Penghargaan untuk menjadi Bali sebagai destinasi pariwisata utama dunia," katanya, dikutip dari  media sosial Facebook Dr. Arya Wedakarna, Rabu (2/8/2026). 

Dikutip dari wawancara dengan Detik.com, Arya mengatakan hadir di sana atas nama pribadi. Arya mengaku tak mengetahui acara tersebut mengusung isu transgender.

"Nggak. saya nggak tahu. Yang kedua kan kita kan tidak etis dong nanya-nanya tentang gender, ya. Kita kan tahu Thailand. Thailand kan di sana kan gendernya banyak. Nggak, saya sebagai pribadi (Bukan DPD). Makanya saya pakai baju adat Bali," ungkapnya.

Berbagai tanggapan muncul di publik terkait kehadiran Senator Arya pada acara Entertainment di Bangkok. Salah satunya terkait kebijakan pemerintah terhadap isu LGBT.

Untuk diketahui, transgender merupakan ancaman nonmiliter di Indonesia. Hal ini tertuang dalam Perpres Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2025–2029.

Sebagai pejabat publik sekaligus Ketua Umum Organisasi Nasionalis Marhaenis seharusnya mempertimbangkan kebijakan pemerintah sebagai bagian dari integritasnya. 

Pria yang juga menjabat sebagai penasihat Duta Wisata Indonesia ini pada akhirnya diapresiasi sedang melakukan promosi wisata Bali kepada transgender.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, kawasan Bali sangat terbuka kepada wisatawan transgender. Kawasan seperti Seminyak, Canggu, Ubud, dan Kuta, bahkan terkenal sangat terbuka dan memiliki infrastruktur pariwisata yang nyaman bagi komunitas LGBT.(DW)
© Copyright 2022 - Global Netizen