TANGERANG, Globalnetizen.id-
Setelah lebih dari sepekan tertahan di kamar mayat, jenazah *Gustaf*, warga Kampung Kabembem RT 002/RW 002, Desa Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, akhirnya berhasil dipulangkan dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Jenazah tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (12/9/2026) pukul 08.00 WIB.
Pemulangan ini merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong Yayasan Cordova Sariah Indonesia, Tim BRAI, dan komunitas RERI. Ketiga lembaga tersebut mengurus seluruh proses administrasi hingga pengiriman jenazah melalui kargo udara.
Herman, salah seorang Relawan Kemanusiaan, mengatakan keluarga sempat bingung dan pasrah.
“Kami awalnya bingung dan pasrah. Tapi berkat doa serta upaya kawan-kawan relawan dari Cordova Sariah Indonesia, BRAI, RERI yang sejak awal terus mendampingi, berhasil mengevakuasi jenazah warga Kabupaten Tangerang itu dari Provinsi Bangka Belitung sampai ke tempat peristirahatan terakhirnya,” ujarnya.
Herman : “Semoga lelah kami menjadi lillahi taala agar terus berbuat kebaikan dan kemanusiaan bagi masyarakat kurang mampu,”.
Lebih lanjut, Herman mengatakan setibanya di bandara, jenazah langsung dijemput menggunakan unit ambulans dari MD Amanah dan diserahkan kepada pihak keluarga.
“Alhamdulillah proses pemakaman berjalan lancar. Almarhum dimakamkan di Balaraja, Kabupaten Tangerang” katanya.
Terkendala biaya
Sebelumnya diberitakan, keluarga melaporkan jenazah Gustaf masih berada di kamar mayat RSUD Dr. H. Marsidi Judono, Jalan Jenderal Sudirman KM 5, Tanjung Pandan, Belitung, sejak 9 September 2026.
Pemulangan terkendala biaya, termasuk untuk pengiriman melalui kargo udara. Kondisi itu membuat keluarga berharap adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang agar proses pemulangan dapat segera dilakukan.
Menurut Novi pihak keluarga, permohonan bantuan telah diajukan kepada Pemerintah Daerah. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian terkait bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Perjuangan panjang para relawan ini menjadi contoh nyata sinergi antara organisasi kemanusiaan dan masyarakat dalam membantu warga yang mengalami masalah dan kesulitan di perantauan.
Editor: [D.Wahyudi]

Social Header