Breaking News

Eduard Orocomna MRPB Pokja Adat Sambut Kapolres dan Kasat Intelkam Baru Teluk Bintuni: "Jaga Kondusifitas dengan Pendekatan Kemanusiaan"

Anggota MRPB Eduard Orocomna Tekankan Sinergi Adat-Polri dan Adaptasi Cepat di Tanah Sisar Matiti | IPTU Asran Manan Resmi Jabat Kasat Intelkam Gantikan AKP Antonius



TELUK BINTUNI, Papua Barat, Globalnetizen.id -
 Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Pokja Adat menyampaikan ucapan selamat dan dukungan penuh kepada jajaran baru Kepolisian Resor Teluk Bintuni.

Ucapan tersebut disampaikan Anggota MRPB Pokja Adat, Eduard Orocomna, S.T., menyusul pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) di Mapolres Teluk Bintuni, Selasa (29/9/2026).

Dalam sertijab yang dipimpin langsung Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar, S.H., S.I.K., M.M., di Aula Andriano Ananta, IPTU Asran Manan resmi menjabat Kasat Intelkam menggantikan AKP Antonius.

Kapolres dalam amanatnya menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan kebutuhan organisasi, pembinaan karier personel, serta upaya meningkatkan kinerja dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian.

"Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan dinamika organisasi, sekaligus bentuk pembinaan karier personel untuk meningkatkan kinerja dan menjawab tantangan pelayanan masyarakat," ujar AKBP Marully.

Harapan MRPB Pokja Adat: Adaptasi Cepat dan Humanis
Menanggapi hal tersebut, Eduard Orocomna menyampaikan selamat bertugas dan berharap pejabat baru dapat segera beradaptasi serta menyesuaikan diri dengan kondisi sosial, budaya, dan kearifan lokal masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni yang dikenal sebagai Tanah Sisar Matiti.

"Selamat dan sukses untuk Bapak Kapolres AKBP Marully Rachmat Azwar dan Kasat Intelkam baru IPTU Asran Manan. Semoga amanah, cepat beradaptasi, dan mampu merangkul semua elemen masyarakat," kata Eduard.

Sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) MRPB Pokja Adat sebagai lembaga kultural yang menjaga, melestarikan nilai-nilai adat, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat adat Orang Asli Papua (OAP), pihaknya berharap Polres Teluk Bintuni ke depan semakin solid.

Secara khusus, MRPB Pokja Adat menitipkan tiga harapan utama:

Pertama, Lebih menjaga kondusifitas, kedamaian, dan keamanan di tengah-tengah masyarakat Teluk Bintuni yang majemuk.

Kedua, Mengedepankan pendekatan secara kemanusiaan, dialogis, persuasif, dan menghormati hak asasi manusia dalam setiap penanganan persoalan di lapangan.

Ketiga, Memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Polri, MRPB, Dewan Adat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda untuk menciptakan rasa aman yang berkeadilan dan bermartabat.

Menurut Eduard, pendekatan kemanusiaan sangat penting di Papua Barat. Keamanan tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal membangun kepercayaan.

"Keamanan yang sejati lahir dari hati masyarakat yang merasa dilindungi, didengar, dan dihormati. Kami dari MRPB Pokja Adat siap menjadi mitra strategis Polres Teluk Bintuni," tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan ajakan untuk bersama-sama menjaga Teluk Bintuni tetap aman dan damai.

"Selamat bertugas di Negeri Sisar Matiti. Bersama masyarakat, Polri kuat. Kitorang jaga Bintuni sama-sama," pungkas Eduard Orocomna.(DW)
© Copyright 2022 - Global Netizen