Breaking News

Kepemimpinan SMKN 2 Ternate Jadi Sorotan, Alumni Minta Pemprov Maluku Utara Segera Tetapkan Kepsek Definitif


TERNATE, Global Netizen – Kondisi kepemimpinan di SMK Negeri 2 Kota Ternate menjadi perhatian para alumni. Pasalnya, sekolah kejuruan negeri tersebut diketahui masih dipimpin oleh seorang Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah selama lebih dari satu tahun tanpa adanya penetapan pejabat definitif.

Situasi tersebut mendorong sejumlah alumni menyampaikan harapan kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, agar segera mengambil langkah dengan menetapkan kepala sekolah definitif sehingga roda organisasi dan pengembangan sekolah dapat berjalan lebih optimal.

Menurut salah seorang alumni yang enggan disebutkan namanya, keberadaan kepala sekolah definitif bukan sekadar persoalan jabatan, melainkan menyangkut kepastian arah kebijakan serta keberlanjutan program pendidikan di sekolah.

"Kami tidak mempermasalahkan pejabat yang saat ini menjalankan tugas sebagai Plt. Kami menghormati beliau. Namun sudah saatnya sekolah memiliki kepala sekolah definitif agar setiap program dapat berjalan dengan kepastian dan memiliki arah yang jelas," ungkapnya kepada Global Netizen, Minggu (19/7/2026).

Ia mengatakan, berdasarkan kewenangan yang diatur pemerintah, pengangkatan kepala SMA maupun SMK negeri berada di bawah Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Karena itu, alumni berharap proses pengisian jabatan dapat segera dilakukan melalui mekanisme yang profesional, objektif, transparan, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Harapan senada juga disampaikan alumni lainnya. Menurutnya, yang menjadi perhatian bukanlah siapa figur yang akan ditunjuk, melainkan kepastian kepemimpinan demi menjaga stabilitas manajemen sekolah.

"Kami tidak mengusulkan nama tertentu. Siapa pun yang ditetapkan pemerintah tentu harus dihormati. Yang kami inginkan hanya adanya kepastian agar sekolah semakin maju," katanya.

Para alumni menilai kepala sekolah definitif memiliki kewenangan yang lebih kuat dalam menyusun program strategis, meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan, memperluas kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, hingga mendorong peningkatan mutu lulusan.

Meski demikian, aktivitas belajar mengajar di SMK Negeri 2 Kota Ternate disebut tetap berlangsung normal tanpa adanya gangguan terhadap proses pendidikan.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Global Netizen masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara serta pihak SMK Negeri 2 Kota Ternate terkait perkembangan proses penetapan kepala sekolah definitif. Apabila terdapat penjelasan resmi, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. (Tim/Red)
© Copyright 2022 - Global Netizen