"Dugaan salah kelola dana operasional jadi sorotan Kepala Suku dan Bamuskam"
Kepala Suku Adat dan Bamuskam Tapormai desak copot Kepala Puskesmas Tapormai. Diduga dana operasional dipakai pribadi, staf tanggung biaya sendiri
TAPORMAI, Globalnetizen.id -. Desakan pergantian Kepala Puskesmas Tapormai menguat. Kepala Suku Adat dan Kepala Badan Musyawarah Kampung/Bamuskam Tapormai secara resmi menyampaikan pernyataan sikap menuntut evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan puskesmas di Distrik Mimika Barat Jauh, Mimika.
Kedua tokoh menyoroti dugaan penyalahgunaan dana operasional yang merugikan staf kesehatan dan masyarakat pengguna layanan.
Kepala Suku Adat Kampung Tapormai menyatakan dana operasional puskesmas diduga kerap dipakai untuk kepentingan pribadi pimpinan. Akibatnya, tenaga kesehatan terpaksa menanggung sendiri kebutuhan operasional saat melayani warga.
“Berdasar keluhan di lapangan, dana operasional Puskesmas Tapormai sering digunakan untuk kepentingan pribadi. Akibatnya staf kerap menanggung sendiri kebutuhan operasional dalam pelayanan kepada masyarakat,” bunyi pernyataan resmi Kepala Suku Adat, Rabu 3/6/2026.
Berdasar temuan itu, Kepala Suku Adat meminta pihak berwenang segera mengganti Kepala Puskesmas Tapormai. Langkah ini dinilai perlu demi tata kelola lebih baik, transparan, dan akuntabel.
Kepala Bamuskam Tapormai senada. Ia mendesak evaluasi mendalam terhadap kepemimpinan puskesmas. Menurutnya ada keluhan soal penggunaan dana tidak sesuai peruntukan dan pembebanan tanggung jawab ke staf.
“Kami berharap instansi terkait segera turun tangan menelusuri persoalan yang dikeluhkan, agar pelayanan kesehatan berjalan baik dan transparan,” ujar Kepala Bamuskam.
Ia menegaskan jika evaluasi menemukan pelanggaran atau ketidakmampuan, pergantian kepala puskesmas perlu dipertimbangkan demi kesejahteraan warga.
Puskesmas Tapormai adalah fasilitas kesehatan utama warga Distrik Mimika Barat Jauh. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas layanan di kawasan terpencil yang sulit dijangkau.
Hingga berita diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kepala Puskesmas Tapormai maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.(DW)

Social Header