Sekolah kelola dana desa, tahun ini anggaran terbatas karena dana desa kecil
MIMIKA, Globalnetizen.id
TK dan PAUD Merah Putih Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika melepas 19 anak didik untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat Sekolah Dasar SD, Jumat 22 Juni 2026. Pelepasan tahun ini merupakan angkatan ke-6 sejak sekolah berdiri.
Kepala Sekolah TK PAUD Merah Putih Nawaripi Ludfina Ranya mengatakan, pelepasan berjalan lancar berkat dukungan penuh orangtua murid. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kampung Nawaripi yang membangun gedung sekolah dan menanggung operasional, serta kepada orangtua yang mempercayakan pendidikan anak.
"Atas nama para guru saya mengucapkan terima kasih kepada orangtua yang telah menyukseskan acara ini. Kepada pemerintah kampung yang telah mendukung penuh operasional dan kelangsungan sekolah ini mulai tahun pertama hingga tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya," ujar Ludfina.
Sebagian besar lulusan melanjutkan ke SDI Nawaripi. Sejumlah siswa lainnya melanjutkan ke SD Tiga Raja, SDI Koperapoka, SDI SP I, dan SDI SP IV.
Kepala Kampung Nawaripi Norman Ditubun mengapresiasi semangat para guru yang tetap mengelola sekolah meski terbatas anggaran. Ia menyebut visi kampung mengedepankan sumber daya manusia SDM generasi penerus melalui pendidikan.
Namun Norman menyebut tahun ini kampung mengalami keterbatasan anggaran. Dana desa yang diterima sangat kecil sehingga tidak mampu membiayai operasional sekolah dan gaji pegawai yang mencapai Rp1,5 miliar per tahun.
"Tahun ini kampung dapat dana desa hanya sedikit dan tidak mampu membiayai sekolah ini. Kami berharap operasional sekolah ini dapat dibantu oleh Dinas Pendidikan. Mohon kepada Bupati untuk memberi tambahan anggaran dana desa ADD Nawaripi," ujar Norman.
Soal fasilitas, gedung sekolah permanen sudah dibangun dengan dana desa. Untuk alat permainan edukatif, Norman menyebut Bunda PAUD Kabupaten Mimika Susi Herawaty Rettob telah menjanjikan bantuan dan tinggal dikirim ke Nawaripi.(DW)

Social Header