Breaking News

Penjarah Awas! Kejaksaan Buleleng Masuk Hutan, Polhut Bali Barat Diperkuat Hadapi Kejahatan Kehutanan

Kejaksaan Negeri Buleleng, I Gede Eka Sumahendra, SH., MH., (tengah) bertindak sebagai narasumber mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng, Dicky Darmawan, SH., MH., dalam menyampaikan materi penyegaran dan peningkatan keterampilan teknis bagi Polisi Kehutanan (Polhut).

BULELENG, GlobalNetizen.id – Upaya menjaga kelestarian kawasan hutan tidak hanya membutuhkan pengawasan di lapangan, tetapi juga pemahaman hukum yang kuat bagi para petugas yang berada di garis depan perlindungan kawasan konservasi.

Komitmen tersebut ditunjukkan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) melalui kegiatan penyegaran dan peningkatan keterampilan teknis bagi Polisi Kehutanan (Polhut) yang digelar di Aula Balai TNBB, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Buleleng, I Gede Eka Sumahendra, SH., MH., sebagai narasumber mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng, Dicky Darmawan, SH., MH.

Pelatihan ini menjadi bagian dari program peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta integritas Polisi Kehutanan dalam menjalankan tugas pengamanan kawasan hutan dan penegakan hukum di bidang kehutanan.

Selain memperkuat kemampuan teknis petugas, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun sinergi yang lebih solid antara aparat penegak hukum dan petugas kehutanan dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap kawasan konservasi.

Dalam pemaparannya, I Gede Eka Sumahendra menjelaskan berbagai aspek penegakan hukum, mulai dari proses penanganan perkara hingga pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam mendukung perlindungan sumber daya alam dan ekosistem.

Menurutnya, keberhasilan penegakan hukum di sektor kehutanan tidak hanya ditentukan oleh tindakan hukum terhadap pelanggaran, tetapi juga bergantung pada pemahaman regulasi yang baik serta kerja sama yang kuat antarlembaga.

"Kawasan hutan merupakan aset negara yang memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi yang sangat penting. Karena itu, upaya perlindungan dan penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sinergi antara Polisi Kehutanan dan aparat penegak hukum menjadi salah satu kunci dalam menjaga kelestarian kawasan hutan," ujar Eka Sumahendra.

Ia juga mengapresiasi langkah Balai Taman Nasional Bali Barat yang secara konsisten memberikan penguatan kapasitas kepada personel Polisi Kehutanan.

Menurutnya, peningkatan kemampuan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar petugas di lapangan mampu menjalankan tugas pengamanan kawasan hutan secara lebih efektif, profesional, dan akuntabel.
Sementara itu, pihak Balai TNBB menegaskan bahwa kegiatan penyegaran ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang bertugas menjaga kawasan konservasi Bali Barat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun kesamaan persepsi, koordinasi, serta kolaborasi yang semakin kuat antara Polisi Kehutanan dan aparat penegak hukum sehingga upaya menjaga kelestarian kawasan hutan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. (Smt)
© Copyright 2022 - Global Netizen