Breaking News

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Fraksi PDI Perjuangan Terapkan 3 Rumus Bung Karno Lawan Narkoba Dalam Bulan Bung Karno & HANI 2026

"Menghilangkan Penjajahan Gaya Baru" demi Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045"

TANGERANG,Globalnetizen.id -Dalam rangka Bulan Bung Karno dan menyambut Hari Anti Narkotika Internasional HANI 2026, Sumarti, S.IP., M.IP, Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Fraksi PDI Perjuangan mengajak masyarakat menerapkan 3 rumus Bung Karno untuk membangkitkan nasionalisme guna melawan "penjajahan gaya baru" narkoba.

Menurutnya, membangkitkan kesadaran generasi muda hari ini tidak berbeda dengan upaya Bung Karno membangkitkan nasionalisme rakyat yang ratusan tahun tertidur akibat kolonialisme.

"Bung Karno punya 3 rumus mengembalikan kejayaan Nusantara. Pertama, menunjukkan masa lampau yang gemilang. Kedua, menghilangkan penghalang: kolonialisme, imperialisme, kapitalisme. Ketiga, bercita-cita pada sosialisme Indonesia yang adil dan makmur. Hari ini, penghalang baru muncul: narkoba. Ini penjajahan gaya baru yang menghentikan perkembangan positif generasi muda," ujar Sumarti, S.IP ,M.IP kepada awak media melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (25/6/2026).

Rumus 1: Ingatkan Masa Lampau Gemilang  
Sumarti menilai tema resmi HANI 2026 dari BNN "Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045" sejalan dengan rumus pertama Bung Karno. Yakni menunjukkan masa keemasan Sriwijaya, Singasari, Majapahit yang diakui Tiongkok, Persia, Madagaskar.

"Seperti Bung Karno mengingatkan kita punya potensi jadi bangsa modern, Gerakan Ananda Bersinar juga mengingatkan pemuda Banten punya potensi jadi pilar Indonesia Emas 2045. Asal bersih dari narkoba," katanya.

Rumus 2 & 3: Hilangkan Penghalang, Capai Cita-Cita
Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan rumus kedua Bung Karno adalah menghilangkan stelsel yang menghisap kaum marhaen. Di era kini, narkoba menjadi stelsel baru yang menghisap masa depan pemuda.
"Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, kita harus bergotong royong. Instansi terkait, tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di daerah harus sering menggelar edukasi bahaya narkoba bersama Badan Narkotika Nasional. Ini bagian dari ikhtiar menjaga kualitas generasi penerus sesuai cita-cita Bung Karno," tegasnya.

Sumarti yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang juga mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mewujudkan Lapas dan Rutan Banten bersih narkoba melalui penguatan pengawasan, peningkatan integritas petugas, serta pembinaan berkelanjutan bagi warga binaan.

"Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, baik di masyarakat maupun di dalam lapas. Masalah narkotika bukan hanya persoalan hukum, tapi juga isu kemanusiaan yang memerlukan aksi nyata secara luas," ujarnya.

*"Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Diri Sendiri"*

"Bayangkan jika di 2045 generasi muda Indonesia hilang karena narkoba. Siapa yang akan melanjutkan perjuangan Bung Karno menjadikan sosialisme Indonesia sebagai titik yang dituju? Yang terjadi adalah kemunduran. Perang melawan narkoba dimulai dari diri sendiri," katanya menutup.
© Copyright 2022 - Global Netizen