Breaking News

GEMBALA SOCRATEZ YOMAN UNGGAH VIDEO BAHASA INGGRIS, SOROTI KONDISI PENDUDUK ASLI PAPUA

Jayapura, Globalnetizen.id - Gembala Dr. A.G. Socratez Yoman menyampaikan keprihatinan terkait kondisi yang dialami penduduk asli Papua melalui unggahan video berbahasa Inggris. Pernyataan itu disebar dalam bentuk rekaman video dan disertai transkrip versi Bahasa Indonesia Minggu (21/6/2026).

Dalam video tersebut, Socratez Yoman mengajukan pertanyaan terbuka kepada masyarakat adat Melanesia di Papua Barat terkait sikap terhadap kedaulatan dan martabat. Ia menyebut, “Mengapa kita selalu diam saja ketika kedaulatan dan martabat kita direndahkan dan diremehkan oleh pemerintah Indonesia atas nama kedaulatan teritorial Indonesia atau integritas nasional?”

Lebih lanjut ia menegaskan pentingnya masyarakat adat berdiri untuk kedaulatan dan martabat di tanah leluhur. “Kita harus dan wajib mengakhiri penderitaan rakyat kita. Keadaan kita di bawah pendudukan Indonesia sangat menyedihkan, mengerikan, dan menakutkan,” ujarnya dalam transkrip video berbahasa Indonesia.

Socratez Yoman juga menyoroti stigma yang menurutnya kerap digunakan pemerintah, seperti “separatis, OPM, dan pengkhianat, bahkan teroris”, serta penekanan pada “integritas teritorial”. Ia mencontohkan sejumlah wilayah seperti Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Puncak Jaya, Nduga, Lanny Jaya, Maybrat, Pegunungan Bintang, dan Yahukimo sebagai daerah yang ia sebut “menjadi medan pembantaian oleh pasukan militer Indonesia setiap hari”
Dalam pernyataannya, ia menuduh pemerintah Indonesia memiliki “niat buruk terhadap masyarakat adat Papua Barat” dan menyebut terjadi “proses genosida secara sistematis, luas, kolektif, dan besar-besaran terhadap masyarakat adat Melanesia Papua Barat selama lebih dari enam dekade sejak 19 Desember 1961 hingga sekarang”.

Ia menutup video dengan imbauan agar masyarakat adat Papua Barat melindungi tanah, gunung, hutan, sungai, air, danau, dan laut. “Ketika Anda melindungi semua kekayaan ini, Anda melindungi rakyat Anda, melindungi mata pencaharian kita, dan melindungi masa depan anak-anak dan cucu kita,” katanya. Ia juga menyebut Indonesia sebagai “penjajah modern yang sebenarnya, kejam, biadab” dan meminta masyarakat memperkuat kesadaran menghadapi “proses genosida berisiko tinggi dalam setiap aspek kehidupan”.

Tentang Dr. A.G. Socratez Yoman
Dr. A.G. Socratez Yoman dikenal sebagai gembala dan aktivis yang vokal menyuarakan isu hak asasi manusia dan kondisi masyarakat adat Papua.(DW)
© Copyright 2022 - Global Netizen