Dari Tandon Air Hingga Modal UMKM, Semua Aspirasi Warga RW 15 Gebang Raya Akan Masuk Pokir DPRD dan Diintegrasikan ke RKPD Kota Tangerang
TANGERANG, Globalnetizen.id -
Reses ke-I Tahun Sidang 2025/2026 yang dilaksanakan oleh Sumarti, S.IP., M.IP., Anggota sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan berjalan lancar dan komunikatif.
Agenda kegiatan jaring aspirasi masyarakat atau Reses Pertama dalam masa sidang legislatif. Fokus utama, agenda reses ini secara khusus mengusung penguatan para perempuan di wilayah daerah pemilihannya. Tujuannya menjadi wadah dialog dua arah bagi warga untuk menyalurkan masukan, keluhan, serta aspirasi terkait pembangunan wilayah lokal kepada perwakilan rakyat.
Kegiatan Reses ke-I Tahun Sidang 2025/2026 ini dilaksanakan secara spesifik di Perumahan Garden City Residence, RW 15, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Minggu (10/9/2026).
Kecamatan Periuk sendiri merupakan bagian dari wilayah Daerah Pemilihan (Dapil 5) Kota Tangerang yang diwakili oleh beliau. Bukan sekadar formalitas, reses di Periuk malam itu berubah menjadi forum curhat pembangunan.
ASPIRASI WARGA: DARI TANDON AIR HINGGA RUANG HIJAU
Dalam kegiatan Reses ke-I di Perumahan Garden City Residence tersebut, dihadiri oleh Anggota Komisi III DPR RI Bpk. Yulius Setiarto, S.H., Pengurus PAC, Ranting, Kader PDI Perjuangan Kec. Periuk, serta Ketua RW 15, Ketua RT se-RW 15, tokoh masyarakat, tokoh agama, kader PKK, Karang Taruna, kader Posyandu, pelaku UMKM lokal, dan puluhan warga setempat yang sangat antusias menyampaikan berbagai usulan, keluhan, dan aspirasi utama terkait kebutuhan pembangunan wilayah mereka.
Berikut adalah poin-poin aspirasi yang disampaikan oleh warga kepada Ibu Sumarti:
1. Infrastruktur Pengendalian Banjir
Pembangunan tandon air (kolam retensi) serta perbaikan sistem drainase lingkungan untuk mengatasi masalah genangan air dan banjir yang kerap melanda wilayah Kecamatan Periuk. Warga RW 15 mengaku, setiap musim hujan, air setinggi lutut kerap masuk ke permukiman.
2. Peningkatan Fasilitas Jalan
Usulan terkait peningkatan kualitas dan pengerasan jalan-jalan lingkungan di area perumahan warga. Jalan yang mulus dianggap sebagai urat nadi ekonomi lingkungan.
3. Pemberdayaan & Penguatan Perempuan
Mengingat fokus tema reses ini seperti tertera pada takarir foto, warga juga mendiskusikan program-program pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kapasitas kelompok perempuan di tingkat RW. Mulai dari pelatihan UMKM rumahan, digital marketing, hingga penguatan kelembagaan perempuan dan kader Posyandu.
4. Fasilitas Umum & Sosial
Usulan penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta peningkatan kualitas fasilitas pendidikan di sekitar wilayah Kelurahan Gebang Raya.
5. Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan
Penjaringan aspirasi dari para pelaku UMKM lokal terkait kemudahan akses permodalan dan fasilitas promosi guna menggerakkan ekonomi skala lingkungan pasca-perencanaan wilayah. Pelaku UMKM mengeluhkan akses modal yang masih sulit dan minimnya ruang promosi di event kota.
DARI GARDEN CITY MENUJU POKIR DAN RKPD
Menanggapi semua aspirasi tersebut, Sumarti menegaskan komitmennya. Sebagai Ketua Komisi III yang membidangi Keuangan dan Perekonomian, ia tidak hanya menampung, tetapi akan mengawal hingga masuk ke dalam perencanaan anggaran.
Seluruh usulan warga ini dikumpulkan untuk dituangkan ke dalam mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, yang nantinya akan diintegrasikan secara paralel ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tangerang, ungkapnya._
Mekanisme ini memastikan bahwa setiap suara warga Periuk memiliki kekuatan hukum dan potensi untuk direalisasikan melalui APBD Kota Tangerang.
Lebih jauh, Sumarti memaparkan fokus kerja Komisi III yang relevan dengan aspirasi warga:
1. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Digitalisasi layanan OPD penghasil dan BUMD, mendorong kontribusi PAD dari sektor ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret terkait tata kelola parkir yang tertib, pembebasan biaya parkir konsumen, pengelolaan reklame, dan sampah swadaya, serta mendorong event besar seperti ajang olahraga nasional massal sebagai instrumen untuk menarik wisatawan dan menggenjot PAD.
2. Pengembangan Ekonomi Kreatif dan UMKM
Pemberdayaan UMKM lokal melalui digitalisasi, penguatan ekonomi kreatif agar berdaya saing, optimalisasi Festival Cisadane bukan sekadar seremonial melainkan momentum konkret untuk memperluas pasar kuliner dan kerajinan UMKM lokal, serta memastikan kemitraan dan ketersediaan ruang usaha bagi UMKM lokal di area ritel modern.
3. Pengawasan Keuangan dan Aset Daerah
Percepatan penyerapan APBD dengan menuntut Pemkot mengevaluasi kinerja OPD agar realisasi anggaran efektif dan tepat waktu, serta mendorong iklim investasi yang sehat untuk memperkuat stabilitas pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang.
Sebagai wakil rakyat sudah barang tentu dirinya akan berupaya memperjuangkan semua aspirasi masyarakat di Dapilnya.
Kegiatan reses di Garden City Residence ditutup dengan doa bersama, dialog terbuka, dan foto bersama warga. Warga berharap apa yang disampaikan tidak berhenti di atas kertas.(DW)

Social Header