Breaking News

Terekam CCTV! Motor Warga RT 05 RW 11 Larangan Utara Raib di Area Parkir Depan Rumah, Warga Desak Aktifkan Siskamling

"D.Wahyudi Pengamat Sosial Masyarakat: "siskamling tidak hanya soal ronda, tetapi juga membangun kebersamaan dan kontrol sosial" 
TANGERANG, Globalnetizen.id -
Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di kawasan padat penduduk di Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Satu unit sepeda motor milik warga RT 05 RW 11 raib digondol maling pada Senin dini hari, 14 September 2026.

Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV warga. Dalam rekaman berdurasi sekitar satu menit, pelaku terlihat beraksi seorang diri di area parkir depan rumah korban.

Korban diketahui bernama Jhon, warga setempat. Motornya hilang saat diparkir di bawah kanopi depan rumah, di samping deretan motor warga lainnya. 

Menurut warga, ini merupakan kejadian kedua dalam dua bulan terakhir di lingkungan yang sama. Sebelumnya, kasus serupa terjadi pada Juli 2026 di lokasi yang sama.
Foto Tangkapan Screenshot CCTV Pelaku Pencurian Bermotor Di RT05/11 Larangan Utara,Kota Tangerang.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diterima Tempo, pelaku memiliki ciri-ciri laki-laki, mengenakan kaos gelap, celana pendek biru, topi, dan masker.

Kronologi pencurian terekam jelas. Pada pukul 03.46.27 WIB, pelaku datang berjalan kaki dan mengangkat terpal penutup motor. Pada 03.46.55 WIB, ia terlihat mengutak-atik kunci kontak. Hanya berselang enam detik, pada 03.47.01 WIB, motor berhasil dinyalakan dan dibawa kabur keluar dari gang.

Warga Soroti Keamanan Lingkungan

Maraknya pencurian membuat warga mempertanyakan sistem keamanan lingkungan. Keberadaan CCTV dinilai belum efektif tanpa pengawasan aktif.

"Rekamannya jelas banget. Pelakunya muter-muter dulu, terus langsung eksekusi," kata seorang warga RT 05 yang enggan disebut namanya, Senin.

Pengamat sosial D. Wahyudi menilai kasus ini menunjukkan lemahnya sistem keamanan berbasis warga atau siskamling.

"Teknologi seperti CCTV hanya efektif jika dipadukan dengan pengawasan aktif dari warga. Tanpa kontrol sosial, kamera hanya menjadi pajangan," ujar Wahyudi.

Ia mendorong pengurus RT dan RW mengaktifkan kembali jadwal piket siskamling secara bergilir antar keluarga. Menurut dia, siskamling tidak hanya soal ronda, tetapi juga membangun kebersamaan dan kontrol sosial.

Hingga berita ini ditulis, pengurus RT 05 RW 11 belum memberikan keterangan resmi terkait langkah lanjutan pasca dua kejadian pencurian tersebut. Warga berharap ada pertemuan khusus untuk membahas pengaktifan kembali pos kamling dan ronda malam.

Rekaman CCTV dan foto lokasi kejadian telah diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai barang bukti.(DW)
© Copyright 2022 - Global Netizen