Yanti Susilawati, S.ST., Bd., M.M. minta koperasi desa jadi solusi ekonomi warga, bukan sekadar nama
JAKARTA, Globalnetizen.id - Ketua DPD KOMPAKDESI Jawa Barat Yanti Susilawati, S.ST., Bd., M.M. menilai peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 harus jadi momentum menghidupkan "Koperasi Merah Putih" sampai ke pelosok desa. Program ekonomi kerakyatan itu, kata dia, wajib dirasakan warga Garut, Jawa Barat, agar semangat sila ke-5 Pancasila tidak berhenti di kota.
Pernyataan disampaikan Yanti Susilawati melalui keterangan tertulis, Minggu 31/5/2026, menyambut tema "Jiwa Bangsa, Panduan Kita untuk Indonesia Maju".
Pancasila Bukan Hafalan, Tapi Koperasi Desa
Yanti Susilawati mengutip Soekarno: "Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia". Bagi KOMPAKDESI Jabar, kutipan itu pengingat agar negara hadir lewat ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
"Pancasila tidak cukup dihafal saat upacara. Nilai keadilan sosial harus jadi kompas kebijakan pusat sampai Garut. Koperasi Merah Putih harus jadi alat warga desa menguasai ekonomi sendiri," ujar Yanti Susilawati kepada awak media.
Ia mencontohkan Garut yang masih punya kantong kemiskinan dan rantai tengkulak. Menurut Yanti Susilawati, logika pembangunan transaksional harus diganti dengan semangat gotong royong koperasi.
Koperasi Merah Putih: Program & Harapan untuk Garut
Yanti Susilawati menjelaskan Koperasi Merah Putih adalah program pemerintah pusat untuk membentuk koperasi di setiap desa/kelurahan. Tujuannya memutus rantai distribusi panjang dan memperkuat ekonomi warga.
Program utama Koperasi Merah Putih yang disorot Yanti Susilawati:
1. Gerai Sembako & Kebutuhan Pokok: Harga lebih murah karena beli langsung dari produsen/distributor
2. Apotek & Klinik Desa: Akses obat dan layanan kesehatan dasar lebih terjangkau warga Garut
3. Unit Simpan Pinjam: Modal usaha mikro tanpa bunga tinggi rentenir
4. Logistik & Cold Storage: Petani Garut bisa simpan hasil panen, tidak jual rugi saat panen raya
5. Pemasaran Hasil Desa: Koperasi jadi offtaker produk UMKM Garut seperti dodol, gula aren, kerajinan
"Harapan kami, Koperasi Merah Putih di seluruh tanah air benar-benar hidup di Garut, Jawa Barat. Jangan hanya seremonial dan papan nama. Warga desa berhak jadi tuan di tanah sendiri lewat koperasi. Pengabaian dan birokrasi berbelit adalah bentuk lain pelanggaran keadilan sosial," kata Yanti Susilawati.
Ketua DPD KOMPAKDESI Jabar ini juga menegaskan pihaknya siap mengawal agar pengurus koperasi dipilih dari warga desa, bukan titipan. Fungsi pengawasan, kata dia, wajib sampai pelosok Garut agar koperasi benar milik rakyat.
*Penutup*
"Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945. Mari jadikan Pancasila jiwa bangsa, panduan kita membangun Garut lewat koperasi yang berkeadilan dan bermartabat," ucap Yanti Susilawati.**

Social Header