Bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Timur (PPMIT) menggelar Deklarasi Sumpah Pemuda Indonesia Timur dan Pelantikan Pengurus Periode 2026-2029.
Acara yang mengusung tema besar "PPMIT Untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Indonesia Timur" tersebut dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Selasa, 28 Oktober 2026, mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WIB.
Dalam pelantikan tersebut, Ridha Furqon Wahyu Ramdhani, S.Sos dilantik sebagai Ketua Umum PPMIT dan Lido Unci sebagai Ketua Harian, bersama lebih dari 40 pengurus lainnya. Jajaran Wakil Ketua Harian diisi representasi dari setiap wilayah di Indonesia Timur.
Ketua Dewan Pembina PPMIT, Mujib Hermani, dalam sambutannya memberikan apresiasi serta arahan perjuangan PPMIT di tengah situasi ketertindasan yang dialami rakyat Indonesia Timur.
Ketua Umum terlantik, Ridha Furqon Wahyu Ramdhani dalam pidatonya menyoroti berbagai isu krusial yang dihadapi Indonesia Timur saat ini, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kebijakan ekstraktif, hingga kematian para pengungsi bencana alam di lokasi pengungsian.
Senada, Ketua Harian Lido Unci dalam orasinya menegaskan, "Tidak ada perubahan yang lahir dari diam, melainkan dibutuhkan kontradiksi yang revolusioner dalam menggapainya."
IKRAR SUMPAH PEMUDA INDONESIA TIMUR
Seluruh pengurus dan peserta membacakan 6 ikrar Sumpah Pemuda Indonesia Timur:
1. Bertanah Air Satu, Tanah yang tidak terbakar hutan dan lahannya, Air yang tidak tercemar oleh lingkungan dan rezim yang kotor.
2. Berbangsa Satu, Bangsa tanpa pengkhianatan konstitusi oleh penguasa dan pemimpin bangsa.
3. Berbahasa Satu, Bahasa tanpa OMON-OMON dari seluruh pemerintahan yang ada.
4. Berjuang dengan ilmu pengetahuan dan integritas untuk membangun Indonesia Timur menuju kesejahteraan.
5. Memperkuat empati dan solidaritas untuk menyikapi dan memperjuangkan kondisi ketidakadilan di Indonesia Timur.
6. Memperkuat spirit perjuangan untuk membangun Indonesia yang sejahtera dan berkeadilan.
DUA TUNTUTAN UTAMA PPMIT
Dalam rilis resminya, PPMIT mendesak pemerintah untuk:
1. APBN untuk kepentingan rakyat Indonesia Timur. Mendesak penghentian pemborosan anggaran untuk kepentingan politik melalui program populis, dengan menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
2. Turunkan biaya pendidikan untuk Indonesia Timur. Meminta biaya pendidikan yang lebih terjangkau, akses layanan dasar yang merata, dan penyediaan lapangan pekerjaan yang berkualitas.
PPMIT juga mengumumkan akan segera menyelenggarakan RAKERNAS untuk menjalankan visi dan misi organisasi. Acara pelantikan ini didukung oleh FPS-TIM dan MPSI dalam rangka memperkuat unsur kebudayaan dan kesenian.
"PPMIT lahir dari ketimpangan dan ketiadaan keadilan di Indonesia Timur," tutup panitia.
Atas nama Panitia Pelantikan,
Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Timur (PPMIT)
Periode 2026-2029
Narahubung:
Ketua Umum - Ridha Furqon Wahyu Ramdhani, S.Sos

Social Header