Organisasi Jaringan Kemandirian Nasional Bikers, JAMAN Bikers, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus meninggalnya Bambang Setiawan usai aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.
Dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi, Ketua JAMAN Bikers Nurmansyah, S.Ip. menyebut almarhum bukanlah peserta aksi. Menurut JAMAN Bikers, Bambang Setiawan merupakan pedagang cermin atau kaca yang berjualan di sekitar lokasi bentrokan antara aparat dan massa aksi. Rumah almarhum juga berada di kawasan tersebut.
“Almarhum tidak terlibat aksi kerusuhan. Beliau adalah seorang pedagang cermin yang ada di lokasi karena berjualan di sekitaran lokasi bentrokan,” ujar Nurmansyah.
Berdasarkan kesaksian warga sekitar dan sejumlah video yang beredar di media sosial, JAMAN Bikers menduga Bambang Setiawan dikeroyok oleh sekelompok massa yang disebut berasal dari salah satu organisasi kemasyarakatan hingga meninggal dunia. JAMAN Bikers belum menyebut nama ormas secara spesifik.
JAMAN Bikers meminta kepolisian segera mengusut kasus ini secara transparan dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku.
“Kami dari JAMAN Bikers menuntut kasus ini harus diusut tuntas. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku di negeri ini,” tegas Nurmansyah.
Ia menambahkan, jika kasus ini tidak ditangani secara adil maka akan “menciderai rasa keadilan dan merusak tatanan hukum di Indonesia.”
Hingga rilis ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun ormas terkait mengenai kronologi dan penyebab kematian Bambang Setiawan.
JAMAN Bikers berharap aparat dapat bertindak “seadil-adilnya, transparan dan jujur dalam menegakkan keadilan.”(DW)
Salam Demokrasi, Merdeka!
Kontak Media:
Nurmansyah, S.Ip.
Ketua JAMAN Bikers

Social Header