Yanto Yogi Bandingkan dengan Film PSN Merauke: Film Mudah Dibuat Bantahan, Buku Ini Merangkai Fakta dan Analisis | 40 Testimoni Pembaca Soroti BAB 4, 7, 8 Soal Pepera dan Sejarah Papua
JAKARTA, Globalnetizen.id -
Buku berjudul _Prabowo dan Tantangan Penyelesaian Konflik Papua_ karya rohaniwan dan penulis asal Papua, *Dr. Socratez Yoman*, menjadi perbincangan di kalangan pembaca lintas latar belakang dalam beberapa pekan terakhir.
Buku yang kini beredar edisi revisi terbaru tersebut dinilai sejumlah pembaca menyajikan rangkaian data, dokumen, dan analisis historis soal Papua yang selama ini jarang diungkap di buku-buku sejarah umum.
Salah satu pembaca, *Yanto Yogi*, memberikan perbandingan antara film dan buku dalam melihat isu Papua.
"Kalau film titik berangkatnya membidik PSN di Merauke, sedangkan buku ini mengangkat berbagai pelanggaran HAM di Papua. Film dalam sekejap orang bisa membuat film bantahan, tapi buku ini tidak ada celah untuk masuk membantah," ujar Yanto Yogi.
Menurut Yanto, kekuatan buku ini ada pada cara penulis merangkai fakta dan analisis secara sistematis. Ia menyarankan agar buku tersebut terus dicetak dan disebarluaskan agar diskusi publik soal Papua lebih mendalam dan berbasis data.
Dari kompilasi testimoni 40 pembaca yang diterima redaksi, beberapa poin yang paling banyak disorot adalah:
*1. BAB 4, 7, 8:* Pembahasan tentang struktur awal Papua, pelaksanaan Pepera, dan dinamika politik yang menurut penulis dan pembaca perlu dikaji ulang secara jujur;
*2. Perspektif Baru:* Banyak pembaca non-Papua mengaku mendapatkan sudut pandang baru setelah membaca buku tersebut;
*3. Gaya Penulisan Humanis:* Penulis disebut menulis sebagai gembala, dengan pendekatan kemanusiaan, tanpa ambisi politik praktis. Buku juga dibagikan gratis sebagai bagian dari literasi.
Beberapa pembaca menyebut buku ini sebagai "kaca mata yang jernih" dan "gudang amunisi data" untuk memahami akar persoalan Papua. Ada juga yang menyebut buku ini sebagai "jembatan emas" antara masyarakat Papua dan non-Papua.
Penulis, Dr. Socratez Yoman, dikenal sebagai rohaniwan Kristen di Papua yang telah menulis sejumlah buku tentang Papua. Dalam edisi terbaru, buku tersebut diklaim menyajikan data yang lebih lengkap dari edisi 1 dan 2.
Hingga berita ini diturunkan, buku tersebut terus beredar di komunitas pembaca di Papua dan luar Papua, baik dalam bentuk cetak maupun diskusi terbatas.
*Catatan Redaksi:*
Rilis ini disusun berdasarkan testimoni pembaca dan pernyataan Yanto Yogi. Isi dan interpretasi sejarah dalam buku sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi mendorong diskusi yang terbuka, berbasis data, dan mengedepankan pendekatan kemanusiaan untuk penyelesaian konflik Papua yang bermartabat.(DW)

Social Header